Bandung Makuta, Apa Iya Ngangenin?

Aktif di media sosial bikin kita lebih melek informasi, atau tepatnya cenderung kepo dan penasaran hehehe. Dari media sosial kita dapat melihat promosi gencar kue-kue kekinian ala artis yang bikin nelen ludah ingin icip-icip, sambil berfikir: “Benarkah kuenya selezat tampilannya di gambar?”

Dari semua kue-kue kekinian ala artis yang saya perhatikan, ada satu kue yang bentuknya bisa dibilang berbeda. Pilihan rasanya juga lebih bikin penasaran karena membayangkan moist-nya kue dasar dengan topping cream cheese yang pasti yummy. Kue yang satu ini adalah Bandung Makuta dengan jargonnya “ini teh ngangenin”.

Bulan lalu saya sempatkan mampir ke toko Bandung Makuta untuk dibawa sebagai oleh-oleh keluarga di Jakarta dan Bogor. Saya datang jam 7 pagi dan antrian sudah mengular. Tanya saya dalam hati, “Seenak apa ini kue, sampai orang rela antri dari pagi?”. Sempat mengobrol juga dengan salah satu ibu yang sedang antri, yang ternyata beliau beli untuk dijual kembali. Dengan semangat dia cerita kalau jualan Bandung Makuta itu untung, karena selalu laku dan rasanya memang enak. Wah, ini menguatkan kaki saya yang mulai lelah berdiri antri karena ternyata toko buka pukul 8  tapi hari itu operasionalnya dimulai pukul 08.30.

Ada enam varian rasa yang ditawarkan di Bandung Makuta ini yaitu double cheese, cheese, blueberry, chocolate, lemon, dan caramel. Saya membeli rasa cheese, blueberry, lemon dan chocolate. Tapi hanya cheese dan blueberry yang saya coba karena sisanya untuk oleh-oleh. Dilihat dari kemasannya yang didominasi dengan warna pink mengibaratkan kue ini cewek banget. Untuk harga kuenya sendiri menurut saya cukup mahal dengan kisaran harga antara Rp 65.000 – Rp 70.000, lumayan juga kan kalau beli banyak hehe.

Saatnya mencoba! Ternyata, kue berukuran 26 cm x 10 cm  dan ketebalan sekitar 4 cm ini agak sulit dipotong karena pastrinya yang tidak terlalu crunchy. Tekstur kue dasarnya tidak se-moist yang saya bayangkan dan hasilnya malah terlepas dari pastry saat dipotong. Untuk topping cheese, bagi pecinta keju, cream cheese Bandung Makuta tidak terlalu kuat alias gak chiz banget. Tapi bagi yang kurang suka dengan keju, rasanya aman karena tidak bikin eneg.

Sedangkan untuk varian blueberry, sesuai dengan yang saya bayangkan. Kue blueberry dengan topping cream cheese dicampur selai blueberry sukses membuat lidah menari-nari, apalagi jika disimpan dulu di lemari es. Segernya dapet, uniknya dapet dan sweet-nya dapet. Jadi untuk Bandung Makuta rasa blueberry, saya bisa bilang “ini teh ngangenin”.

-Ummara-

Satu tanggapan untuk “Bandung Makuta, Apa Iya Ngangenin?

Ada komentar? Silakan...