Endoq, Jajanan Pinggir Jalan Naik Level

Telur gulung dan cilor. Dua jajanan ini biasanya ditemui di pinggir jalan. Si abang penjual menjajakan jualannya menggunakan gerobak atau sepeda, berkeliling atau mangkal di sekolah. Yak, jajanan ini termasuk makanan hits di kalangan anak sekolah karena harganya terjangkau, enak dan cukup untuk mengganjal perut saat jam istirahat.

endog-telur-gulung-cilor

Kedua kudapan sederhana ini sebenarnya serupa, karena menggunakan bahan dasar yang sama yaitu telur. Cara pembuatannya pun termasuk mudah dan praktis. Untuk telur gulung, prinsipnya sama seperti membuat telur dadar. Namun setelah dikocok dalam wadah, telur dituangkan ke dalam minyak yang sudah panas betul. Lalu saat proses masak (bergelembung-gelembung), telur digulung-gulung menggunakan tusuk sate yang terbuat dari bambu. Telur gulung disajikan dengan menggunakan mayonaise dan/atau saus sambal/tomat sesuai selera.

Adapun cilor, adalah singkatan aci telor. Aci (yang dalam bahasa Sunda berarti tepung kanji), memang biasa diolah sebagai cemilan seperti cilok (aci dicolok), cireng (aci goreng), dan lain-lain. Pada pembuatan cilor, cilok yang sudah matang dipotong-potong lalu dicampur dengan kocokan telur dan dimasak dadar dengan ukuran kecil-kecil (seperti cetakan takoyaki) berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 2-3 cm. Penyajiannya sama dengan telur gulung, dilengkapi dengan saus mayonaise dan/atau saus sambal/tomat.

Endoq, Kudapan Telur Kemasan Modern

booth-endoq-telur-gulung-cilor
Booth Endoq

Jika telur gulung dan cilor yang dijajakan di sekolah atau di jalanan hanya dikemas plastik sederhana, kini banyak juga yang mengemasnya modern. Endoq adalah salah satu brand yang bikin 2 kuliner hits itu naik level. Masuk ke mal dan perkantoran, dijajakan dengan booth dan dikemas kekinian.

Endoq, pelesetan kata endog, yang berarti telur dalam bahasa Jawa dan Sunda, punya menu produk telur gulung dan cilor. Saya berkesempatan mencicipi kudapan ini di GoFood Festival Setiabudi One, Jakarta.

Telur gulung dan cilok ala Endoq dikemas dalam cup karton saji sekali pakai berwarna putih. Warna cemilan goreng ini kuning kecoklatan, dengan bentuk yang sama dengan yang dijual di sekolahan.

endoq-telur-gulung
Telur Gulung

Rasanya gurih seperti telur dadar untuk telur gulung. Sedangkan yang cilor, ada sensasi kenyal aci dari potongan cilok, saat makan telur dadar berukuran mini tersebut. Dimakan bersama mayonaise yang sedikit asam, dua produk Endoq ini cukup oke tuk nyemil-nyemil, juga cocok tuk hidangan berbuka puasa, apalagi disantap hangat. Yang doyan pedas, bisa ditambahkan saus dan bumbu pedas penggugah selera.

endoq-cilor
Cilor

Harganya tentu disesuaikan dengan kemasannya. Jika telur gulung yang dijual di pinggir jalan harganya hanya Rp5 ribu untuk 6 tusuk, di sini telur gulung dihargai Rp19 ribu per 6 tusuk. Sedangkan Cilor dibanderol Rp19 ribu per 12 dadar kecil. Tapi dengan beli di GoFood Festival, pembeli bisa mendapatkan cashback 30% maksimal Rp15 ribu setiap bertansaksi menggunakan GoPay. Hemat ☺.

-Nad-

Review Endoq
  • Kemasan
  • Tampilan
  • Rasa
  • Harga
3.3

Ada komentar? Silakan...