Ayam Kampung Jumbo, Cuma Ada di RM Mbah Cemplung

Masakan ayam goreng adalah menu yang umum dan tidak tergolong istimewa. Tapi beda cerita kalau kita berkunjung ke Rumah Makan Mbah Cemplung di daerah Kasonga Bantul, Yogyakarta. Di situ kita akan disuguhi dengan menu ayam kampung goreng yang unik, karena ukurannya yang jumbo.

Biasanya ayam kampung punya ukuran yang kecil, namun di sini ukurannya 2x lebih besar dari ukuran standar ayam kampung. Wah.. ayam kampung super yaa! Dan menu spesial ini yang membuat RM Mbah Cemplung selalu ramai pengunjung.

Masuk ke RM Mbah Cemplung, akan tampak 2 tempat makan pada satu area, yaitu di bagian depan yang merupakan cikal bakal resto ini dan di bagian belakang yang merupakan bangunan baru. Saya memilih makan di bagian depan. Ruangannya cukup luas, yang untuk duduknya disediakan lebih dari 15 meja dengan beberapa meja panjang dan bangku kayu panjang.

Makan Kenyang di RM Mbah Cemplung

Menu yang ditawarkan di RM Mbah Cemplung, selain ayam goreng Jawa ada tumisan sayur yang berbeda setiap harinya, dan ada juga botok. Untuk minumannya selain teh dan jeruk, ada pula wedang tape, minuman khas kota Jogja yang berisi tape ketan hijau dan beras kencur.

Harga sepotong ayam goreng Jawa dibanderol Rp 36.000, sudah termasuk lalapan dan sambal, tumisan sayur seharga Rp 5.000/ porsi. Sedangkan minumannya berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 7.000.

Saya dan keluarga memesan 3 potong paha ayam, 2 ati ampela dan tumisan pare. Selain es teh manis, saya juga memesan minuman es beras kencur, karena biasanya rasanya lebih enak daripada di Jakarta.

Menu makanan dan minuman kami segera terhidang di meja, meski RM Mbah Cemplung cukup ramai saat itu. Lalapan dan sambal pun ikut terhidang di meja menemani ayam goreng pesanan kami. Terdapat 2 macam sambal yang disajikan, yaitu sambal bawang yang tampak pedas dan sambal tomat. Sayur lalapannya terdiri dari 3 macam, yaitu timun, daun kemangi dan daun kenikir.

Saat dicicipi, ayam kampung gorengnya empuk, tidak alot meski ukuranya besar. Ukuran ayamnya benar-benar besar, hingga saya dan suami tidak sanggup mengabiskannya. Sambal bawangnya
pedas sesuai penampakannya, cocok bagi pecinta pedas. Tumis pare yang dimasak sambal merah dan diberi topping teri, porsinya cukup besar untuk harga yang demikian murah. Rasanya enak dan tidak pahit.

Oya untuk minumanya, ternyata es teh manis di resto ini bukan teh celup diberi es batu, melainkan Teh Botol yang diberi es batu. Es beras kencur rasanya enak, tapi saya kapok memesannya karena minuman ini tidak dapat menghilangkan rasa pedas yag saya rasakan dan justru memperparah rasa panas di lidah saya hehe…

-SQ-

Review RM Mbah Cemplung
  • Suasana
  • Kebersihan/Kenyamanan
  • Makanan/Minuman
  • Harga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *