Enjoy Steak Enak di Red Angus Steakhouse

Di area Jatiwaringin, Bekasi ada salah satu restoran steak baru yang konon kabarnya paling oke se-Jatiwaringin, namanya Red Angus Steakhouse. Sebagai seorang omnivora yang pemakan segala, saya manggut-manggut saja ketika diajak suami ke resto ini 😀.

Saat itu kira-kira jam 8 malam, parkiran yang mungil kebanyakan diisi oleh motor, plus 1 mobil kami. Ketika masuk kami disambut seorang pelayan yang dengan ramah mengarahkan kami untuk duduk. Suasana resto waktu itu cukup sepi, hanya 4 meja indoor yang terisi.

Ruangan di resto ini memang tidak besar, tetapi cukup nyaman. Interior Red Angus tampak apik dan asyik dengan furnitur kayu dan desain dinding bata merah di ruangannya. Di salah satu dindingnya tertulis quotes menarik: “Becoming a vegetarian is a big missed steak“.

Menu Favorit Red Angus Steakhouse

Kami memesan menu favorit di resto tersebut. Saya memilih meltique wagyu sirloin (tingkat kematangan medium) dengan saus mushroom classic, mashed potato dan salad. Minumnya hot lemon tea. Suami memesan meltique wagyu tenderloin (tingkat kematangan blue rare yang tingkat kematangannya lebih rendah dari rare) dengan saus honey lemon, mashed potato dan nitro coffee latte hazelnut, plus red velvet latte (non coffee) hangat dan sparkling mocktail tropical kiwi orange.

Beberapa menit kemudian, pelayan datang mengabarkan bahwa mashed potato-nya habis lalu menawarkan pilihan: potato wedges sebagai penggantinya, atau menunggu agak lama untuk mashed potato. Kami memilih untuk menunggu. Pesanan datang bertahap, mulai dari lemon tea, lalu minuman yang lain. Baru kemudian sang bintang, meltique wagyu steak disajikan.

Meltique Wagyu Sirloin dengan Saus Mushroom Classic dan Hot Lemon Tea

Melihat penampakannya, saya tergugah sekali untuk segera makan. Dagingnya tebal dan besar. Saat dicicipi, rasanya enak dan juicy, bumbunya pas. Sausnya juga enak, walau porsinya lebih sedikit dibandingkan saus steak restoran lain yang biasanya disiramkan ke atas steak. Saus steak di Red Angus ini cukuplah untuk cocolan daging setelah daging dipotong-potong.

Meltique Wagyu Tenderloin dengan Saus Honey Lemon

Mashed potato-nya juga maknyus meskipun porsinya sedikit. Tetapi dengan ukuran steak yang besar, keseluruhannya jadi terasa cukup karena setelah makan saya merasa kenyang. Alhamdulillah 😊. Untuk rasa steak, saus, mashed potato, dan semua minuman yang kami pesan rasanya lezat dan enak. Steak Red Angus ini maknyus banget dan recomended untuk penggemar steak. Ternyata memang benar yaa kabar resto ini paling oke.

Yang menarik dari menu hidangan yang ditawarkan resto ini, selain menu steak ala Barat, juga tersedia menu ala Jepang seperti udon dan ramen. Karena menu steak sudah cukup mengenyangkan buat kami, menu ala Jepang tidak kami cicipi 😊.

Nitro Coffee Latte Hazelnut dan Sparkling Mocktail Tropical Kiwi Orange

Harga-harga menu Red Angus relatif lebih murah dibandingkan restoran sejenis lainnya. Untuk meltique wagyu sirloin yang saya pesan harganya Rp136.000, meltique wagyu tenderloin Rp162.000. Minuman lemon tea dihargai Rp12.000, nitro coffee latte hazelnut Rp34.000 (bisa sampai 2 gelas), sparkling mocktail Rp24.000 dan red velvet latte hot Rp22.000.

Red Angus Steakhouse bisa jadi salah satu resto pilihan yang asyik untuk menikmati steak enak, ataupun sekedar kumpul-kumpul ngopi. Sayangnya, asap dari pemanggangan steak kurang terkendali dan cukup mengganggu bagi yang sensitif. Karena itu ruangan terasa agak gerah bagi saya, dan mata sempat agak berair. Seorang ibu yang membawa bayi terpaksa keluar ruangan terburu-buru setelah mereka selesai makan. Bagi yang tak nyaman dengan masalah seperti ini, mungkin pilihannya bisa dengan makan di outdoor area.

-Nasya-

Rekomendasi restoran steak lainnya, simak reviewnya B Steak Grill & Pancake.

Ada komentar? Silakan...