Makan dan Nonton Di Warung Misbar, Gerimis (Gak) Bubar

Misbar, singkatan dari gerimis bubar, adalah istilah yang digunakan orang jadul saat nonton layar tancap. Karena kala itu belum ada bioskop seperti sekarang, jadi orang rame-rame nonton film di layar besar yang dipasang di lapangan terbuka. Di beberapa kampung, saat ini masih kerap ada pertunjukan layar tancap. Nonton layar tancap sebenarnya seru banget ya. Tapi kalau cuaca tiba-tiba gerimis, apalagi hujan datang, maka penonton dan pertunjukan akan langsung bubar dengan sendirinya. Gerimis… bubar !

Mengadopsi dari istilah tersebut, sebuah rumah makan di Bandung di Jalan Riau mengusung konsep nonton bersama sambil makan. Namanya Warung Misbar. Di sini, aneka ragam menu makanan ala Sunda dapat dipilih sendiri oleh pengunjung sesuai porsi yang diinginkan, bayar, lalu dinikmati sambil nonton layar lebar yang yang menampilkan film-film bioskop lawas.

Tapi warung makan ini bukan lapangan terbuka ya, melainkan selayaknya resto tertutup, sehingga meskipun hujan ataupun panas, pengunjung gak akan membubarkan diri.

Ruangannya cukup luas, dengan deretan meja dan bangku-bangku kayu. Konsep jadul resto ini terlihat dari interor dindingnya yang dihiasi dengan foto-foto dan gambar artis jadul serta iklan di koran jadul.

warung-misbar-interior2
warung-misbar-interior1
Interior Warung Misbar

Baca juga resto all you can it menu Indonesia: Sha Waregna.

Menu Sundaan Warung Misbar

Saya dan keluarga langganan ke Warung Misbar setiap kali ke Bandung. Resto Sundaan ini buat saya cocok di lidah, porsi dan kantong. Terutama porsinya yang bisa diatur sendiri sesuai keinginan dan kapasitas perut.

Pilihan makanan di warung makan ini ada lebih dari 20 pilihan menu mulai dari telur dadar, tempe mendoan, aneka pepes, aneka balado, aneka semur, aneka tumisan, olahan ayam (ayam goreng, ayam bakar, ayam cabai hijau), aneka olahan bebek (bebek goreng, bebek bakar, bebek cabai hijau), aneka ikan (nila, gurame, dll.) dsb.

deretan-menu-warung-misbar
Deretan Menu Makanan

Kali ini saya pilih nasi putih, nasi liwet dan nasi daun jeruk yang porsinya gak bisa dibilang sedikit. Ditambah lauk udang goreng (1 tusuk isi 3 udang), bakwan jagung, sate telur puyuh (1 tusuk isi 4 telur puyuh), oseng usus ayam, ikan nila goreng, tempe goreng, tumis daun dan bunga pepaya, juga balado jengkol, lalapan serta sambal. Total harga untuk bertiga itu tak sampai Rp150.000.

makanan-sundaan
Ambil makanan sesuai porsi masing-masing
teh-tawar-refillable
Teh tawar gratis di teko jadul

Minuman teh tawar hangat disediakan di teko-teko motif lurik vintage yang refillable sehingga pengunjung dapat mengisi dan menikmati teh tawar hangat berulang-ulang tanpa dikenakan biaya. Sedangkan untuk minuman lainnya seperti es teh manis, jus, sirup dan lain-lain bisa dibeli dengan harga yang terjangkau.

-Nad-

Review Warung Misbar
  • Suasana
  • Kenyamanan
  • Rasa
  • Harga
4

Ada komentar? Silakan...