Bogor Princesscake, Kue Sang Putri

Siapa yang tak kenal dengan Syharini. Artis yang populer dengan salah satu gaya rambutnya yang dikenal jambul khatulistiwa ini mulai merambah dunia kuliner dengan usaha cake yang diberi nama Princesscake. Syahrini memilih kota kembang Bandung untuk membuka gerai pertamanya. Dan kini gerai kedua Princesscake hadir di kota Bogor pada akhir Juli 2017.

Kue yang mengusung Japanesse style ini pada dasarnya setipe dengan kue-kue milik artis lain, yaitu perpaduan antara cake dengan pastry. Princesscake terdiri dari 4 lapis:  pastry sebagai dasar kue dioles dengan whipped cream, kemudian ditumpuk dengan cake dan cream sebagai lapisan teratas. Di bagian pinggir kue dilapisi dengan crumble seperti remah-remah cake.

Berbeda dengan gerai pertama di Bandung, Bogor Princesscake memiliki 2 varian rasa lain, yaitu rasa talas yang merupakan penganan khas Bogor,  serta rasa caramel. Sedangkan rasa lainnya ada double cheese yang merupakan best seller, coklat, matcha, mocca dan strawberry. Harga kue ini dibanderol antara Rp75.000 s/d Rp85.000.

Sebenarnya saya tidak terlalu tertarik lagi membeli kue kekinian milik para artis. Namun kemarin ada tetangga yang sedang main ke Bogor dan membuka jastip untuk beberapa makanan khas Bogor. Dan ia mempromosikan Princesscake yang katanya rasanya enak. Akhirnya saya tertarik untuk titip membeli kue putri ini varian rasa talas.

 

Kue diantar ke rumah dengan kemasan kardus berbentuk kotak cukup besar yaitu 29 cm x15 cm.  Warna kardus cukup simpel dengan dasar putih, dipadu warna gold dan pink untuk logonya. Saya agak kaget saat dus dibuka dan melihat kuenya yang berbentuk segitiga. Hehehe ternyata saya yang kurang update mengenai Princesscake karena di beberapa medsos sudah banyak yang menunjukkan kalau kue ini berbentuk segitiga. Tapi menurut saya,  kalau memang Syahrini ingin membuat sesuatu yang unik dengan bentuk kue segitiga, kardusnya juga disesuaikan dengan bentuk kuenya sehingga uniknya total 😊

Penampilan kue varian talas menurut saya menarik, cream talas berwarna ungu berpadu dengan cake vanilla berwarna kuning muda. Saat saya makan, cake yang memiliki tagline bahasa Sunda “Kacida Raosna” (yang berarti sangat enak rasanya) ini, terasa lembut di lidah dan ada sensansi sedikit crunchy dari taburan crumble-nya. Cream talasnya juga lembut dan tidak kemanisan sehingga tidak bikin eneg. Overall rasa dari Princesscake rasa talas ini lumayan lah.

-SQ-

Simak juga oleh-oleh kekinian di Bogor lainnya: Bogor Raincake.

Ada komentar? Silakan...