Travelling ke Jepang? Ini Pilihan Kuliner Halal di Jepang

Jepang. Siapa yang tak kenal negara matahari terbit ini. Dengan pesona alam dan kebudayaannya, Jepang menjadi salah satu negara Asia yang paling banyak dijadikan tujuan melancong oleh para wisatawan.

Alhamdulillah, saya dan suami berkesempatan mengunjungi negri sakura ini. Sebagai wisatawan newbe alias baru kali pertama menginjakkan kaki di Jepang, sempat ada rasa khawatir dalam diri. Seperti soal transportasi, bahasa, dan kuliner halal di Jepang yang memang perlu dipikirkan.

Berbagai referensi pun dipelajari agar memudahkan kami selama berada di sana. Untuk transportasi, jika lihat sekilas peta subway mungkin membuat pusing kepala. Namun setelah sampai di sana, peta ini ternyata sangatlah memudahkan bagi wisatawan.

www.tokyometro.jp

Soal bahasa, memang tak banyak warga Jepang yang terbiasa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Maka, sebaiknya kita membatasi berinteraksi dengan mereka dengan cara memahami berbagai fasilitas umum yang ada. Tapi kalaupun memang harus berinteraksi, mereka ramah kok, mau berusaha membantu di tengah keterbatasan komunikasi. Jadi tenang aja ya hehe.

Nah untuk kuliner, jujur ini adalah hal yang menantang dan gampang-gampang susah. Kami harus berusaha keras untuk mencapai beberapa tempat yang menjajakan kuliner halal di Jepang, seperti ramen dan kari.

Saat waktu yang ada terbatas karena harus mobile ke beberapa tempat, kami memilih menyantap onigiri (baca : nasi kepal berbalut nori) dengan isi tuna atau udang, yang dijual hampir di setiap mini market di Jepang.

Berikut ulasan beberapa tempat kuliner halal di Jepang yang sempat saya datangi.

Mencari Ramen dan Kari – Kuliner Halal di Jepang

Sinyukugyoen Ramen Ouka

Salah satu kedai yang menyediakan kuliner halal di Jepang bernama Sinyukugyoen Ramen Ouka. Ini adalah kedai ramen yang terletak di Shinjuku, Tokyo. Untuk sampai di sini kita dapat menggunakan subway (Tokyo Metro) kemudian turun di stasiun Shinjuku, dan jalan kaki 10 menit sampai ke kedai. Atau jika ingin lebih dekat bisa turun di stasiun Shinjuku-Gyoemmae.

Untuk menu, kedai ini menyediakan berbagai macam ramen. Fyi, ada baiknya sebelum datang ke sini, terlebih dahulu melakukan reservasi untuk menghindari antrian yang cukup panjang, seperti yang saya alami ketika datang ke sana.

Saat itu pelanggan banyak berdatangan tapi kapasitas tempat terbatas. Karena keterbatasan waktu mengejar pesawat ke Osaka, jadi saya batalkan makan ramen di sini. Namun saya sangat merekomendasikan makan ramen halal di tempat ini, karena merupakan salah satu kedai favorit bagi wisatawan muslim.

Curry House “Coco Ichibanya”

Kuliner halal di Jepang lainnya juga bisa ditemui di Curry House Coco Ichibanya. Kedai ini menyediakan berbagai macam menu kari halal dengan aneka topping, seperti chicken curry, beef curry, seafood curry, vegetable curry, dan lain-lain.

Tempatnya cukup mudah dijangkau, yaitu di Akihabara yang terkenal dengan toko-toko elektronik. Jika menggunakan subway bisa turun di stasiun Akihabara kemudian jalan sekitar 5 menit untuk sampai di sana. Coco Ichibanya yang halal menggunakan papan reklame berwarna hijau dan ada label halalnya dari lembaga sertifikasi halal Jepang.

Kedai spesialis nasi kari ini tidak besar, tapi pelayanannya sangat ramah. Harga curry di sini berkisar antara 700 – 1100 Yen atau jika di-Rupiahkan sekitar Rp 90.000 – Rp 150.000. Selama di Tokyo, saya dan suami mengunjungi tempat ini dua kali.

Menu yang kami pesan yaitu chicken curry, beef curry dan seafood curry. Jujur, rasanya lezat sekali. Udara Jepang saat itu 12 derajat Celcius membuat kami kedinginan. Tapi seketika menjadi hangat kembali setelah makan curry nikmat ini.

Rasa kuah karinya tidak bikin eneg, teksturnya tidak kental namun juga tidak encer. Gurih dan rasa pedas dari ladanya terasa sangat hangat. Recommended, sebagai kuliner halal di Jepang yang enak.

Ayam Ya Ramen

Dilihat dari namanya dapat ditebak kalau ini adalah kedai ramen. Yap, Ayam Ya Ramen juga menjual kuliner halal di Jepang, berupa ramen. Kedai ini cukup terkenal di kalangan muslim Jepang maupun wisatawan, khususnya wisatawan Indonesia. Banyak foto-foto artis terkenal ibukota yang terpajang di dindingnya. Ternyata mereka pernah mencicipi ramen di sini.

Ayam ya Ramen terletak di Kyoto, kota yang dahulu pernah menjadi ibu kota Jepang. Tapi tak hanya di Kyoto, Ayam Ya Ramen juga bisa dijumpai di Tokyo. Mencarinya pun tak sulit, cukup jalan kaki sekitar 10 menit dari stasiun Kyoto. Di papan namanya tertera label halal.

Cara memesan menu di kedai ini unik, yaitu menggunakan mesin food ticket. Pertama, kita lihat menu yang tertera pada mesin, kemudian masukkan uang sejumlah harga menu yang kita inginkan diikuti dengan menekan tombol pilihan menu yang kita inginkan itu. Setelah itu mesin akan mengeluarkan tiket yang nantinya akan diberikan kepada pelayan untuk disiapkan dan dihidangkan.

Tak perlu menunggu lama, pesanan segera diantar ke meja. Semangkuk ramen hangat siap disantap di tengah dinginnya udara Jepang. Saat itu saya dan suami masing-masing memesan spicy soy souce ramen dan extra rich soy souce ramen. Rasa kedua ramen ini bagi kami cukup lezat dan mengenyangkan. Disajikan dengan mangkuk ultramen, irisan daun bawang dan telur rebus. Harumnya sangat menggoda.

Harga ramen di sini berkisar antara 700-950 Yen, dan bisa lebih dari itu jika ingin ditambahkan dengan extra topping.

-Ra-

Kalau mau menikmati sushi murah, bisa ke Shigeru tanpa harus melancong ke Jepang ☺.

Ada komentar? Silakan...