Tips Asyik

Menteng: Buah Asam Manis yang Mulai Langka

Siapa yang pernah makan menteng?

Meskipun tidak sepopuler buah-buahan tropis lainnya, menteng punya keunikan sendiri sehingga di beberapa daerah, buah asam manis segar ini sering digunakan dalam berbagai kuliner tradisional sebagai bahan pelengkap sayur, atau asinan. Sayangnya, buah yang namanya jadi nama kawasan elit di Jakarta ini, mulai jarang ditemui di pasaran.

Di Jakarta, penjual menteng dapat ditemukan di area Ragunan, sedangkan di Bogor buah ini masih banyak dijual di pasar tradisional serta ada pula yang menjajakannya di sekitar stasiun.

Dari Mana Asalnya Buah Menteng?

Menteng atau yang sering disebut kepundung sebenarnya adalah buah asli Asia Tenggara. Kuliks dapat menemukan pohon menteng di negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan hampir seluruh wilayah Indonesia. Di Indonesia sendiri, pohon buah ini banyak ditemukan di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara.

Pohon menteng (Pict: trubus.id)

Pohon menteng (Baccaurea racemosa) berasal dari keluarga Euphorbiaceae. Pohonnya tumbuh dengan tinggi mencapai 20 meter. Ciri khas buah ini adalah kulitnya yang berwarna hijau kekuningan saat matang dengan bentuk yang bulat atau oval. Di dalamnya terdapat daging buah berwarna putih kadang kemerahan saat sudah matang. Rasanya manis keasaman. Sekilas, buah menteng tampak seperti buah duku, namun kulitnya lebih halus.

Pohon menteng lebih menyukai tanah yang subur dan kondisi lingkungan yang lembab. Biasanya, pohon ini tumbuh di ketinggian rendah hingga menengah, pada daerah yang memiliki curah hujan cukup tinggi. Tidak jarang pohon ini ditemukan tumbuh liar di hutan atau kebun tradisional milik petani.

Manfaat Buah Menteng untuk Kesehatan

Menteng (Pict: wikipedia.id)

Selain rasanya yang segar dan unik, buah menteng juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah:

  • Sumber vitamin C: Buah ini kaya akan vitamin C yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.
  • Antioksidan: Kandungan antioksidan dalam buah ini dapat membantu menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh.
  • Menjaga kesehatan kulit: Vitamin C dan antioksidan dalam buah ini juga baik untuk kesehatan kulit, membantu menjaga kulit agar tetap cerah dan awet muda.
  • Menjaga kesehatan pencernaan: Serat yang terkandung dalam buah ini dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
  • Mineral penting: Menteng juga mengandung kalsium, zat besi, dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Di berbagai daerah, menteng juga dipercaya memiliki khasiat dalam meredakan batuk dan flu, serta membantu melancarkan peredaran darah. Dengan kandungan nutrisinya yang lengkap, tak heran jika buah ini sering dijadikan bahan baku untuk obat tradisional.

Cara Menikmati

Menteng dapat dinikmati langsung setelah dikupas. Rasanya yang segar dan asam manis akan terasa menyegarkan di mulut.

Daging menteng, ada yang putih ada yang kemerahan

Selain itu, buah ini juga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman, seperti:

  • Jus menteng: Campurkan buah menteng dengan air, es batu, dan sedikit gula untuk membuat jus segar.
  • Selai menteng: Buah menteng yang matang bisa diolah menjadi selai yang lezat untuk melengkapi roti tawar atau biskuit.
  • Manisan menteng: Buah menteng yang masih muda bisa dibuat manisan dengan cara direndam dalam larutan gula.
  • Campuran asinan buah: Menteng dan buah-buahan lainnya dalam kuah asinan sangat disukai penyuka asinan

Sumber: Wikipedia

KuAs

Semua tentang kuliner ada di sini!

31 komentar pada “Menteng: Buah Asam Manis yang Mulai Langka

  • aku beneran baru tahu loh ada buah menteng, mungkin dulu ada banyak ya di jalan Menteng. Tapi sepertinya gak juga, karena tanaman ini lebih banyak tumbuh di daerah yang lembab. Lah, Jakarta kan banyakan kering kerontangnya daripada lembab. Sepertinya bakal suka sama rasanya kalau bisa menemukan buah ini, suatu hari nanti

    Balas
  • Astaga air liurku langsung keluar wkwkwkw, jadi inget dengan buah ini. Lama banget ga makan iih. Buah masa anak-anak, inget banget suka rebutan sama saudara kalau orang tua suka beli dari pasar.Ternyata manfaatnya bagus banget dan banyak, terutama untuk kulit.

    Terima kasih sudah mengingatkan masa-masa itu yaa.

    Balas
  • Fenni Bungsu

    Daku belum pernah nyobain buahnya.
    Melihatnya pun baru lewat gambar atau video aja.
    Ternyata mulai langka ya kak Mil.
    Cuma familiar nama Menteng ini adalah nama jalan di Jakarta Pusat hehe.

    Balas
  • Jadi kangen almarhumah nenek, dulu sodara beliau punya pohon menteng dan selalu inget buat kirimin nenek kalau musim panen menteng.

    Aku pun lumayan sering beli buah menteng dan bener di kota Bogor masih ada yang ngejual buah menteng meski tidak sebanyak dulu. Namun syukurnya masih ada. Baru tau kalau buah menteng bisa di jus. Kalau asinan dan manisan aku emang suka bikin. Menarik memang buah menteng.

    Balas
  • saya pas masih di Makassar, tidak tau ada buah menteng Mbak. Sampai akhirnya saya merantau ke Jakarta dan dikasih coba teman. Ada sensasi saat baru pertama kali mencobanya.
    Sekarang di Depok juga terkadang ada yang jual. tapi tidak semudah mendapatkan buah lainnya.

    Balas
  • Saya baru dengar dan baru tau tentang buah Menteng ini, ternyata memang sudah mulai langka ya. Buahnya seperti duku gitu ya kalau dilihat dari foto. Penasaran juga rasanya kayak mana, udah banyak juga olahan buah Menteng yang bisa dinikmati.

    Balas
  • baru tahu bentukannya buah menteng, sepintas kayak duku ya?
    Berarti daerah Menteng di Jkt berasal dari nama buah Menteng, seperti gandaria juga nama buah.

    Di Malang belum pernah nemu euy.

    Balas
  • Aku baru dengar istilah buah “menteng” tapi dari gambarnya kok sepertinya sering lihat ya. Terus setelah kubaca sampai bawah ternyata pundung. Kalau di tempatku lebih dikenal dengan nama pundung Kak. Memang mirip duku tapi lebih asam dan segar. Dulu aku sering makan itu pas kecil tapi memang benar, sekarang-sekarang ini sudah jarang sekali terlihat, bahkan aku sampai lupa ada buah itu. Kalau aku sih masih lebih suka duku karena cenderung manis.

    Balas
  • Ini tuh masih satu sodara sama buah kecapi ga ya? Secara bentuknya mirip, dan dari deskripsi rasanya juga mirip banget. Kalo di deket rumahku adanya kecapi euy, (kebetulan emang pasar kecapi). Nah kalo menteng ini emang udah lama gak nemu selain di superindo sama di taman mekarsari euy.

    Balas
  • Kalo ga baca ini, aku ga bakalan tahu ada buah namanya Menteng . Mungkin dulu banyak di daerah Menteng kali ya mba.

    Sumpah penasaran bangettt pengen cobain. Tp lumayan jauuh juga nyarinya. Belum tahu kapan aku bisa ke daerah ragunan apalagi Bogor

    Tp menarik liat bentuknya. Berasa asem segar, yg pasti cocok juga dibuat minuman.

    Balas
  • Utami

    Buah yang sudah lumayan langka yang pernah aku coba itu Gandaria, sekarang kayaknya udah lumayan banyak ya yang jual sambal Gandaria… Mungkin sama asamnya dengan buah Menteng ya… belum coba…

    Balas
  • Aduh, lihatnya aja aku udah berliur ini. Kebayang-banyang asem-asem tapi after-taste nya yang manis. Suka deh aku menteng ini. Dulu waktu kecil, pulang lewat pasar, mampir beli. Harganya yang murah bikin beli tiap hari kalo lagi musim. Enak. Btw, udah lama deh aku gak makan. Jarang lihat gak tahu kenapa. Kangen juga makannya. Dulu tetangga ada yang punya pohonnya. Sekarang tanahnya udah dibikin rumah. Nanti nyari ah kalo lagi musim. ;D

    Balas
  • Wah aku taunya menteng nama jalan aja di Jakarta. Apa nama tempat itu dinamai berdasarkan keberadaan buah ini ya?Ooo ternyata asalnya dari buah yaa. Jujurly baru tau begitu bentuknya menteng ini dan ternyata enak kalau dibikin manisan ya. Ooo rasanya asam manis? Buat campuran asinan emang sepertinya manteb ya.Buah ini kyknya makin langka ya? Kalau dia menyukai lahan yang subur dan lembab gitu, secara udah mulai banyak bangunan dis ekitar area sana juga hehe. Thanks infonya.

    Balas
  • Oh ada Buah Menteng yaa…
    Dan olahannya pun beragam dari mulai selai, jus, manisan dan asinan.
    Aku suka banget asinan.. kek nagih gitu yaa.. kecut-kecut segeerr..
    Paling jago emang orang Betawi bikin asinan tuh..

    Balas
    • Buah lokal yang mulai langka ya aku belum pernah cicipin tuh jadi penasaran deh…Indonesia tuh kaya kekayaan alam tapi kurang bisa menjaganya yaa

      Balas
  • Buah lokal yang mulai langka ya aku belum pernah cicipin tuh jadi penasaran deh…Indonesia tuh kaya kekayaan alam tapi kurang bisa menjaganya..

    Balas
  • Waduh, saya baru tahu bahwa menteng termasuk buah yang mulai langka. Penjelasan tentang rasa asam manisnya sangat menggugah selera. Sayang sekali buah ini sulit ditemukan sekarang. Semoga ada upaya pelestarian agar generasi mendatang tetap bisa menikmati keunikan rasanya. Keren nih

    Balas
  • OOO kalo di Medan dan sekitarnya ini disebut buah Langsat. Kami gak kenal menteng. Hehe
    Btw emang rasanya manis asam. Sambil nulis ini aja udah kebayang rasanya. Air liur pun sampe ikut merasakan sensasi rasanya.

    Balas
  • Ternyata menteng ini merupakan nama buah ya. Kirain menteng adalah nama jalan. Teringat betul kalau ada nama jalan Menteng Raya. Rupanya buah menteng sekali berbuah serimbun itu. Mungkin karena rasanya asam kali ya makanya di pasaran jarang ada yang mau jual buah menteng.

    Balas
  • Di kampungku, Kediri Jawa Timur disebutnya kepundung..Baru tahu nama lainnya menteng setelah aku tinggal di Jakarta. Dulu sempat beranggapan buah ini adalah duku, tapi ternyata beda

    Balas
  • Akhirnya aku tahu nama buah ini. Tiap hari ketemu di jalan orang jualan ini penasaran namanya apa, rasanya kayak apa. Buahnya itu kayak kelengkeng cuna lebih kecil gitu….kata suami buahnya kalo dimana seger, dalamnya agak merah gitu….next aku harus coba beli sih

    Balas
  • Saya pernah ga ya makan buah ini?
    Kayak familiar sama buahnya, tapi kayak ga pernah liat juga.
    Bingung yak…
    Hihihiy

    Balas
  • Saya pernah ga ya makan buah ini?
    Kayak familiar sama buahnya, tapi kayak ga pernah liat juga.
    Bingung yak…
    Memang kayak duku ya..

    Balas
  • Saya pernah ga ya makan buah ini?
    Kayak familiar sama buahnya, tapi kayak ga pernah liat juga.
    Bingung yak…
    Tapi memang kayak duku ya..

    Balas
  • Kak,, aku baru denger nama buah menteng ini. tapi kalau di Jawa Timur nama lainnya juwet bukan ya? Sebab ada juga kak, buah yang rasanya asam manis dikenal dengan sebutan juwet. Memang kurang populer di masyarakat Jatim tapi kalau lagi musim diburu banget

    Balas
  • Dari penampakannya kelihatan familiar deh buahnya eh tapi gak tahu kalau di daerahku ini namanya buah apa ya soalnya aku dengar nama buah menteng ini. Jadi penasaran dengan rasa asam manisnya

    Balas
  • Yaampun ampe sekarang aku belum pernah nyobain buah Menteng lho. Sekilas mirip kelengkeng gitu ya, kulit dan dagingnya mirip. Apa rasanya juga mirip? Ih, jadi penasaran amat sama rasanya, ahaha

    Balas
  • Nur Asiyah

    Awalnya familiar lihat gambarnya. Tapi enggak tahu kalau nama buahnya ternyata buah Menteng. Pas kecil suka dibeliin buah itu sama nenek, karena nenek jualan di pasar dan sebelahnya toko buah murah. Sekarang enggak pernah icip, ternyata memang susah dapatnya ya sekarang.

    Balas
  • Dailyrella

    Aku ingat buah ini dan masih inget banget rasanya juga. Lebih suka menteng daripada lengkeng atau duku yg kadang pait. Tapi bijinya buah menteng juga kalau kegigit alamaakk paitnyaaa…

    Sekarang emang jarang nemuin sih di mana-mana, mau nyari juga entah di mana, pohonnya aja gak tau yang mana.

    Balas
  • Oalaah nama lainnya kepundung yaa ternyata, aku blm pernah coba sih atau udah pernah tapi pake nama lain apalagi yak >.< atau memang udah jarang banget kali ya pohonnya kak?

    Balas
  • Aku baru tahu ada buah namanya Menteng. Jadi penasaran rasanya seperti apa. Sekilas seperti duku yaa? Tapi kalau pengen nyicipin harus cari di mana ya ini?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *