Tips Asyik

Teknik Memasak Steak yang Benar dan Enak

Suka steak atau daging panggang? Ternyata untuk menjadi hidangan steak yang lezat diperlukan teknik memasak steak yang benar lho.

Nah sebelum masuk ke teknik memasak, kita juga wajib tahu cara memilih daging dan jenis-jenis steak untuk dimasak menjadi hidangan steak yang enak.

Pertama, perhatikan kualitas dagingnya. Pilih daging yang segar dan berkualitas baik. Daging yang segar biasanya memiliki warna yang cerah dan tidak ada bau yang tidak sedap. Selain itu, pastikan daging yang dipilih memiliki lemak yang cukup, karena lemak dapat memberikan rasa dan kelembutan pada daging saat dimasak.

Kedua, perhatikan jenis daging yang akan digunakan. Ada beberapa jenis daging yang biasa digunakan untuk membuat steak, seperti sirloin, tenderloin, dan rib eye. Setiap jenis daging memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga pilihlah sesuai dengan selera dan kebutuhan. Misalnya, tenderloin biasanya lebih mahal namun memiliki tekstur yang lembut dan sedikit lemak, sedangkan sirloin memiliki rasa yang lebih kuat dan sedikit lebih berlemak.

Ketiga, pastikan juga untuk memilih daging yang memiliki ketebalan yang sesuai. Daging yang terlalu tipis dapat membuat steak cepat kering dan sulit dimasak dengan sempurna, sedangkan daging yang terlalu tebal dapat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dimasak dan dapat membuat bagian tengah steak masih mentah.

Terakhir, perhatikan asal-usul daging yang akan digunakan. Pilihlah daging dari sumber yang terpercaya dan aman untuk dikonsumsi. Hindari membeli daging dari tempat yang tidak jelas asal-usulnya atau tidak memiliki sertifikasi keamanan pangan.

Ada beberapa jenis steak yang dapat dimasak jadi hidangan lezat. Umumnya seperti yang dijual di restoran di antaranya adalah sirloin, tenderloin, rib eye, dan T-bone.

  • Sirloin memiliki tekstur yang agak kasar, namun memiliki rasa yang kaya dan lezat.
  • Tenderloin memiliki tekstur yang lembut dan sedikit berlemak, sehingga sangat cocok untuk dimasak dengan teknik panggang atau grill.
  • Ribeye memiliki lemak yang lebih banyak dibandingkan jenis steak lainnya, sehingga memberikan rasa yang lebih gurih dan juicy.
  • T-bone memiliki dua jenis daging dalam satu potongan, yaitu tenderloin dan sirloin.

Teknik memasak steak untuk menghasilkan hidangan steak yang enak dapat disimak di bawah ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Pastikan daging sudah mencapai suhu ruang sebelum dimasak.
  2. Panaskan wajan atau grill sampai benar-benar panas sebelum memasak steak.
  3. Jangan terlalu sering membalik steak saat dimasak agar tidak mengurangi kelembutan daging.
  4. Biarkan steak istirahat selama beberapa menit setelah dimasak agar jus daging meresap dan steak menjadi lebih juicy.
  5. Teknik memasak steak yang benar dan enak juga tergantung pada tingkat kematangan yang diinginkan. Untuk steak medium rare, masak selama 3-4 menit setiap sisi dengan suhu api sedang. Untuk steak medium, masak selama 4-5 menit setiap sisi dengan suhu api sedang. Sedangkan untuk steak well done, masak selama 6-7 menit setiap sisi dengan suhu api kecil. Namun, disarankan untuk tidak memasak steak terlalu lama agar tidak membuat daging menjadi kering dan keras.
  6. Terakhir, jangan lupa untuk memberikan bumbu dan rempah yang tepat agar steak menjadi lebih lezat. Beberapa bumbu yang cocok untuk steak antara lain garam, merica, bawang putih, rosemary, dan thyme.

Memasak steak dengan teknik yang tepat sangat penting untuk menghasilkan steak yang enak dan lezat. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan teknik memasak dengan preferensi pribadi dalam hal tingkat kematangan dan tekstur daging yang diinginkan.

Teknik memasak steak medium-rare dan well-done memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal suhu dan waktu memasak. Saat memasak steak medium-rare, daging akan dipanaskan hingga suhu 60-65 derajat Celsius selama 3-4 menit di setiap sisinya. Sedangkan pada steak well-done, daging akan dipanaskan hingga suhu 75 derajat Celsius selama 6-7 menit di setiap sisinya. Hal ini membuat steak well-done memiliki tekstur yang lebih kering dan keras dibandingkan dengan medium-rare yang masih juicy dan empuk.

Perbedaan lainnya terletak pada warna daging. Steak medium-rare memiliki warna merah muda di bagian tengahnya, sedangkan steak well-done memiliki warna kecoklatan di seluruh bagian dagingnya. Hal ini disebabkan oleh proses karamelisasi gula dan protein dalam daging yang terjadi selama memasak. Semakin lama daging dipanaskan, semakin banyak gula dan protein yang terkaramelisasi sehingga warna daging semakin gelap.

Selain itu, perbedaan lainnya adalah pada kelembutan daging. Steak medium-rare memiliki kelembutan yang lebih tinggi karena daging masih memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Sedangkan pada steak well-done, kandungan air dalam daging sudah berkurang sehingga membuat daging lebih keras dan sulit dikunyah. Oleh karena itu, penting untuk memilih teknik memasak yang tepat sesuai dengan selera dan preferensi masing-masing saat memasak steak.

Setelah tahu teknik memasak steak yang benar, hal penting lainnya untuk hidangan steak tentu saja bergantung pada sausnya.

Cara membuat saus yang cocok untuk steak tergantung pada selera masing-masing. Namun, saus yang paling umum digunakan adalah saus bernama steak sauce. Saus ini terbuat dari bahan-bahan seperti tomat, cuka, gula, bawang putih, dan rempah-rempah. Untuk membuatnya, tumis bawang putih hingga harum, lalu tambahkan tomat, cuka, gula, dan rempah-rempah. Masak hingga bahan-bahan tercampur rata dan saus mengental.

Selain steak sauce, saus lain yang cocok untuk steak adalah mushroom sauce. Saus ini terbuat dari jamur, bawang putih, krim, dan kaldu sapi. Untuk membuatnya, tumis bawang putih dan jamur hingga harum, lalu tambahkan krim dan kaldu sapi. Masak hingga bahan-bahan tercampur rata dan saus mengental.

Untuk yang lebih eksotis, bisa mencoba saus bernama chimichurri. Saus ini berasal dari Argentina dan terbuat dari bahan-bahan seperti parsley, bawang putih, cabai merah, cuka, dan minyak zaitun. Untuk membuatnya, blender semua bahan hingga halus dan saus siap digunakan.

Namun, yang terpenting dalam membuat saus untuk steak adalah memperhatikan rasa dan konsistensi saus. Jangan terlalu banyak menggunakan bahan-bahan yang kuat seperti cuka atau bawang putih, sehingga tidak mengalahkan rasa daging steak itu sendiri. Selain itu, pastikan konsistensi saus tidak terlalu cair atau terlalu kental.

*Pict: Canva, Pinterest

KuAs

Semua tentang kuliner ada di sini!

20 komentar pada “Teknik Memasak Steak yang Benar dan Enak

  • Pas banget aku baca ini disela/jeda nontin film Hunger yang bercerita tentang kehidupan para chef. Tantangan awalnya bikin steak juga.

    Bahkan dari cara motong dagingnya aja udah beda dan ada teknik sendiri.

    Aku sendiri seumur hidup baru sekali makan steak itupun ditraktir tahun 2017 lalu. Bukan gak suka, tapi ya steak yang enak harganya lumayan mahal. padahal bisa lebih murah kalo coba masak sendiri dengan menerapkan tips di atas sih ya.

    Balas
  • Aku suka steak yg well-done, belum bisa nerima kalo medium rare. Tapii steak emang enak apalagi kalau dimakan dengan mushroom sauce. Dan aku belum bisa masak sendiri wkwkkw paling aman beli lah.

    Paling banter dagingnya diblender dulu, lalu dibumbui dan dikasih bahan2 lain, jadinya hambagu bukan steak.

    Balas
  • eryka

    aku biasanya klo order yang welldone dengan mushroom sauce hehehe…duhh kok jadi pengek steak yakkk wkwk,,,kalo dirumah itu yang biasa sering masak steak kupasrahkan kepada pak suami..berasa dia lebih enak aja klo masaknya taburin bumbu2nya dan biasanya kalo masak dirumah ya udah cuma steak daging aja gak pake saos atau sidedish lainnya..paling kasih bawang bombay yg banyak biar diikutin pas waktu panggang jd ada krenyes2 nya 🙂

    Balas
  • wah steak adalah salah satu makanan favorit saya kak, karena bumbunya itu suka meresap merata dan unik apalagi juicy gitu rasanya kalau bener masaknya. Dan pastinya saya akan selalu minta yang well done. Kalau medium atau rare menurutku kayak kurang cocok dilidahku. Penambahan saus yang pas juga bakal bikin steak makin enak, wah sampai basah lidahku bayangin makan steak apalagi sausnya mushromm fav, kadang balackpapaer juga enak sih

    Balas
  • Wah berarti emang bener ya kak kalo masak steak cukup dibalik sekali aja atas bawah jangan sampe bolak balik biar dagingnya gak alot ya kak
    Pernah pengen banget buat steak tapi daging stok dari kulkas. Sebaiknya direndam atau dibiarkan mencair sendiri ya kak?

    Balas
  • Awal-awal suka tingkat kematangan well-done, tapi sejak nikah dan ngeliat paksu suka makan steak yang tingkat kematangan medium-rare – medium, saya juga jadi lebih prefer itu sekarang. Hihi.. Tapii.. Makan steak tetep paling mantep di restaurant sih, kalo masak sendiri selalu kurang siipp. Wkwk.. Kalopun mau masak di rumah, saya serahkan ke suami aja deh yang lebih jago masak.

    Balas
  • Perbedaan dari Rare sampai Welldone itu baru paham detailnya, menarik untuk dibaca dan langsung pengen makan steak.

    Balas
  • Teknik memasak ini memang menghasilkan rasa yang berbeda-beda sesuai dengan kesukaan atau selera masing-masing. Tingkat kematanangan akan semakin enak ketika sudah dibalur dengan saus steak yang nikmat, membuat rasa steak semakin nikmat di lidah, lagi-lagi rasa saus pun setiap orang punya preferensi yang berbeda-beda

    Balas
  • Suka banget sama steak dan jadi lebih tau nih cara pengolahan yang baik dan benar nya. Sirloin, adalah bagian yang paling ku sukai, di padukan dengan saus yang pas maka makin lezat..

    Kalau tingkat kematangan memang terbaik di well-done, duh jadi kangen makan steak nih next mau coba masak sendiri akh, berbekal informasi artikel ini sudah sangat mumpuni buat mendapatkan steak terbaik.

    Balas
  • Fav kuuuu . Walopun jarang masak sendiri. Pernah beberapa kali, tapi blm bisa aja seenak yg dimasak restoran steak langganan.

    Dan memang susah untuk menentukan tingkat kematangan steak. Aku sekeluarga termasuk anak2 sukanya medium rare mba. Di atas itu ga mau kami makan. Apalagi welldone. Sayang soalnya, juicy dari daging berkualitas baik hilang kalo dimasak welldone.

    Sampe waktu itu suami komplain pas makan di salah satu steak house yg terkenal , tapi ternyata steak suami dimasak medium well Ama dia . Untungnya chef langsung ganti semuanya dengan steak yg baru.

    Untuk steak, kami maunya perfect sesuai yg di mau

    Balas
  • Utami

    Aslinya aku suka steak yang medium well… tapi sejak punya kondisi kesehatan khusus, hanya boleh yang well done oleh bu dokter… hiks…
    Steak itu termasuk makanan enak yang sulit bikinnya (menurutku), salah olah, pasti alot…
    makanya aku salut banget sama yang bisa mengolah dengan benar…

    Balas
  • selama ini kalau mau menikmati steak tinggal pilih, dimasakin trus langsung makan
    belum pernah cobain masak daging steak sendiri, dan jenis daging steak juga ga begitu hapal.
    sebenernya kalau paham teknik memasak steak enak juga ya, jadi sewaktu-waktu bisa masak sendiri gitu dirumah

    Balas
  • Aku suka steak dan jadi tau bahwa sedetil itu yaa.. buat masaknya aja.
    Dari mulai pemilihan daging, ketebalan hingga akhirnya memberi bumbu dan cara meracik bumbu untuk sausnya. Yummii~

    Balas
  • Belum pernah masak stek, tapi suka makan apalagi kalau ditraktir, hihihi.
    Tapi pernah punya pengalaman makan steak yg setengah matang. Duh kebawa sampai besoknya rasa anyirnya itu.
    Boleh deh nanti saya coba masak steak siapa tahu bisa enak seenak stek restoran.

    Balas
  • Aihhh, siang-siang malah lihat steak begini. Haha, langsung pengen masak daging sapi di rumah deh. Meski harga lumayan, sesekali makan daging itu penting, terutama yang anemia seperti saya.

    Balas
  • Erin Friyana

    Memasak steka memanga da tekniknya, untuk itu aku gak suka masak steak sendiri takut gagal. Tapi dari cara-cara di atas jadi pengin coba masak steak sendiri, nih.

    Balas
  • Kalau tahu tekniknya, jangankan hanya tampilan, kualitas citarasa juga bakalan beda ya. Itulah kenapa harga juga beda karena mereka punya nilai jual yang memang jadi ciri khas.
    Jangan heran steak di luar lebih enak dibanding buatan sendiri. Hehe …

    Balas
  • Aku jg suka banget.steak tp.blm.pèrnah masak sendiri enak kali ya kl bisa masak.sendiri

    Balas
  • Wahh tulisan yang pas.
    Anakku suka sekali steak. Dan aku gagal terus bikinnya.
    Aku baru tau soal waktu nge grillnya. Kayaknya selama ini aku kelamaan pas masaknya.

    Balas
  • Menggoda sekali ini aneka steaknya. Memang pemilihan daging menentukan steak yang akan dimasak agar benar dan enah. Juga pilihan saus yang membuat steak makin mantap disantap!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *