Rujak Manis Semeru yang Legitnya Ngehits




Pesona kota Malang juga ada pada ragam kulinernya. Selain bakso Malang, rawon, dan jajanan khas lainnya, di Malang ada juga rujak yang ngehits: Rujak Manis Semeru. Pernah coba?

Rujak di Malang ada 2 jenis, yaitu rujak manis dan rujak cingur. Rujak manis sama seperti rujak buah pada umumnya. Rujak ini berisi buah-buahan seperti pepaya, bengkuang, nanas, pencit (mangga muda) yang dicocol dengan bumbu dari gula merah, cabe rawit dan kacang tanah. Sedangkan rujak cingur atau biasa disebut rujak petis adalah rujak yang menggunakan petis sebagai bumbu dasarnya dan berisi aneka sayuran, buah serta cingur (hidung sapi).

Warung Rujak Manis Semeru menawarkan rujak manis khas yang sudah terkenal lama. Nama Semeru diambil dari nama jalan lokasi warung ini berada. Sejak saya kecil, warung yang menggunakan halaman rumah sebagai tempat berjualan ini, sudah ada. Secara fisik warung ini merupakan warung outdoor. Di depan pintu masuk terdapat gerobak tempat meracik rujak, di bagian samping tertata beberapa meja panjang sebagai area makan.

Mencocol Legitnya Bumbu Rujak Manis Semeru

Saya memesan 1 porsi rujak dan 1es degan (kelapa muda). Kurang dari 10 menit pesanan saya tiba.

Bumbu rujak di warung ini memang berbeda dengan rujak manis lainnya. Umumnya gula merah diulek bersama dengan kacang tanah goreng dan bumbu-bumbu lain. Sedangkan Rujak Manis Semeru bumbunya berupa gula merah yang dicairkan kemudian dicampur dengan kacang tanah yang sudah dihaluskan dan diberi sedikit bawang putih goreng. Bumbu khas ini yang bikin rujak manis Semeru legit di mulut.

Saat mencicipi rujak manis, saya mengaduk gula merah cair dan bubuk kacang hingga tercampur rata dan menjadi adonan yang kental. Sedangkan sambalnya saya biarkan tetap berada di pinggir piring karena saya sedang tidak ingin makan yang pedas. Saya cocol pencit ke dalam bumbu, lalu memasukannya ke dalam mulut. Rasa asam pencit pun berpadu dengan manisnya bumbu kacang. Hmm… meskipun enak tapi menurut saya bumbu kacangnya agak kemanisan. Alhasil saya menambahkan sedikit sambal untuk menetralisir rasa manisnya.

Potongan buah Rujak Manis Semeru besar-besar. Pun buahnya beraneka ragam: ada pepaya, pencit, nanas, bengkuang, timun, melon, belimbing plus tahu goreng. Yups… tahu goreng! Mungkin terdengar aneh ya kenapa tahu goreng menjadi bagian dari isi rujak manis. Tapi begitulah isi rujak manis ini. Tahunya agak kopong (kosong) dan rasanya hambar, tapi kalau sudah dicocol ke bumbu rujak rasanya enak. Tahu ini bisa juga dicocol ke bumbu petis yang tersedia di meja-meja tempat menikmati hidangan.

Mau ide lain? Kita juga dapat mencoba mencocolkan kerupuk kaleng ke bumbu kacang seperti kebiasaan saya… Rasanya juga mantap. Rasa kerupuk yang rasanya gurih, membuat bumbu kacangnya tidak terasa terlalu manis. Saya bisa menghabiskan 2 sampai 3 kerupuk sambil makan rujak manis Semeru ini.

Rujak manis Semeru dibanderol seharga Rp20.000 dengan porsi besar. Seporsinya dapat dinikmati bersama oleh 2-3 orang.

Es Degan Menyegarkan di Warung Rujak Manis Semeru

Es degan di Warung Rujak Manis Semeru sukses menghilangkan dahaga saya di siang terik. Es ini dibuat dari air kelapa yang diberi gula dengan takaran pas sehingga tidak kemanisan. Rasa air kelapanya mengingatkan saya dengan air kelapa dalam kemasan. Sedangkan daging kelapanya campur, ada yang muda dan terasa empuk serta ada juga yang berasal dari kelapa tua sehingga agak keras.

Es degan yang menyegarkan ini dihargai murah meriah Rp6.000.

Yuk, jangan lewatkan mampir ke warung Rujak Manis Semeru terutama untuk mencicipi rujak manisnya yang legit 😉

– SQ –

Baca juga review kuliner jadul kota Malang lainnya di sini: kuliner malang yang wajib dicoba.

Review Warung Rujak Manis Semeru
  • Suasana
  • Kenyamanan
  • Makanan/Minuman
  • Harga

Ada komentar? Silakan...